Al Fauzien Mengajarkan Ibadah dan Kebersamaan: Simulasi Sholat Ied dan Mudik Berkeliling dengan Angkot
Pada hari Selasa, 10 Maret 2026, PG Kiddy Al Fauzien mengadakan kegiatan yang penuh makna dan edukatif menjelang hari raya Idul Fitri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih anak-anak dalam melaksanakan ibadah sholat Ied serta memahami budaya mudik yang biasa dilakukan saat libur Lebaran.
Kegiatan dimulai dengan simulasi sholat Ied yang dipimpin langsung oleh murid-murid Kiddy Al Fauzien sebagai imam dan khotib. Mereka dengan percaya diri dan penuh khusyuk memimpin sholat, diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tata cara sholat Ied secara benar dan memahami maknanya sebagai bentuk syukur dan kebersamaan dalam merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa.
Setelah selesai sholat, kegiatan berlanjut dengan simulasi mudik berkeliling Jalan Raya Margonda menggunakan angkot. Anak-anak diajak untuk memahami suasana dan tradisi mudik yang biasanya dilakukan keluarga saat hari raya. Mereka berkeliling sambil belajar tentang pentingnya menjaga keselamatan, saling menghormati, dan menjaga kebersihan selama perjalanan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar simulasi, tetapi juga sebagai pengalaman edukatif yang mengajarkan anak-anak tentang pentingnya beribadah dengan benar dan menghargai tradisi budaya masyarakat Indonesia.
Kami ucapkan terima kasih kepada semua guru dan orang tua yang mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini menambah wawasan dan menanamkan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan dalam diri anak-anak kita.
"Menunaikan ibadah dengan penuh khusyuk dan memahami maknanya akan mendekatkan kita kepada Allah. Selain itu, menjaga kebersamaan dan saling menghormati saat mudik adalah cermin kepribadian yang baik. Mari kita selalu berdoa dan berbuat kebaikan di setiap langkah kita."
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Baqarah: 195)
Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan memperkuat keimanan serta rasa cinta terhadap budaya dan tradisi bangsa Indonesia.
HUMAS Al Fauzien